RSS

Dobri Dobrev, Pengemis Yang Saleh

02 Mar


Seorang kakek berusia 99 tahun, mengemis setiap hari di jalanan Sofia, Bulgaria, di depan Katedral Alexander Nevsky.

Dia lahir pada tanggal 20 Juli 1914 di desa Baylovo. Ayahnya meninggal dalam Perang Dunia I sehingga dia hanya dibesarkan oleh ibunya. Selama Perang Dunia II, kota Sofia mengalami pemboman hebat. Dobri Dobrev berada di dekat jatuhnya bom, akibatnya dia mengalami tuli di kedua telinganya. Selama puluhan tahun dia mendedikasikan hidupnya untuk kehidupan spiritual dan puncaknya pada tahun 2000, dia mendonasikan segala miliknya kepada gereja dan menjalani hidup sederhana dengan menumpang di gereja St. Cyril & Methodius, Baylovo. Dia menjalani gaya hidup asketisme dengan misi untuk memenuhi kebutuhan pemugaran gereja dan biara di Bulgaria dan karenanya dia sering disebut Santo Baylovo.

Selama puluhan tahun menjadi pengemis, dengan pakaian dan sepatu kulit buatan sendiri, berjalan 25 km setiap hari dari desanya di Baylovo ke kota Sofia, di sana dia mengemis seharian.

Sebagai seorang veteran perang dia memperoleh dana pensiun sebesar 80 euro , kira-kira US$ 100, tiap bulannya. Yang menarik adalah uang yang dia peroleh dari mengemis tidak dipakai sendiri. Dia mencukupkan diri dengan uang pensiunnya.

Semua uang yang dia kumpulkan selama bertahun-tahun, kurang lebih 40.000 euro , Rp 640.000.000, disumbangkan untuk memelihara anak-anak yatim piatu.

Gaya Hidup Asketisme, memikirkan kepentingan orang lain lebih daripada diri sendiri,saya salut,

sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Dobri_Dobrev
http://www.viralnova.com/compassionate-homeless-person/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 2, 2014 in Kisah Inspiratif

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: