RSS

Pengaruh Kinerja DNS pada Modem AHA EC-167

21 Agu

Saya adalah pengguna AHA, dan hari ini (Senin, 17 Oktober 2011) saya kecewa dengan layanan DNS AHA. Saya membeli paket harian Dinamis seharga Rp 6.000,- yang dijanjikan berkecepatan maksimum 600 kbps, selama setengah hari lalu maksimal saya hanya mendapat 300 kbps maksimal, dengan rata2 100 kbps. Apalagi pagi ini, software modem bawaan menyatakan sudah tersambung namun bandwidth adalah 0 kBps. Dulu saya sempat saya email ke AHACare urusan server DNS AHA yang sering down, katanya tidak direkomendasikan pake DNS lain. Padahal dengan nslookup katanya server DNS tidak dapat dijangkau padahal terkoneksi. Oleh karena itu saya kembali memakai wvdial dengan DNS manual.

Pengaturan wvdial bisa dilihat di http://danangdk.blog.uns.ac.id/2011/07/04/setup-modem-aha-huawei-ec167-di-ubuntu/

Menambahkan konfigurasi Auto DNS = off pada wvdial.conf dengan $sudo nano -w /etc/wvdial.conf
Lalu menambahkan ip DNS secara manual dengan $sudo nano -w /etc/resolv.conf

nameserver 8.8.8.8

#nameserver 208.67.222.222

#nameserver 180.131.144.144

yah sekarang unduhan saya berjalan pada kecepatan 60+ kBps artinya mendekati 500 kbps, terjadi juga burst data sampai 90 kBps ~ 0,9 Mbps selama bbrp detik. Semoga DNS AHA ke depannya lebih baik. Saya juga meminta SmartFren untuk segera meluaskan jaringannya di Karanganyar, Solo. Soalnya urusan tarif SmartFren adalah AHA’s killer. Fitur true unlimited itu yang jadi kesukaan saya. Software modem AHA untuk GNU/Linux juga kurang bagus karena berbasis Java sehingga respon softwarenya lambat dan memakan kapasitas memori sampai di atas 100MB sedangkan dengan wvdial yang hanya memakai memori di bawah 1 MB. Semoga ada perbaikan software native untuk GNU/Linux.

Sayang modem ini hanya mendukung kanal frekuensi AHA, CDMA 800MHz sedang SMART pake 1.900 MHz. Yah, kalo mau pake SMART terpaksa ngejual modem ini dan pakai modem yang mendukung standar 2 kanal frekuensi CDMA. Pinter juga ni strategi AHA.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 21, 2012 in GNU/Linux

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: