RSS

Menghemat Daya Laptop dengan “Laptop Mode”

20 Agu

Bagi Anda pengguna laptop atau notebook, tentu Anda mengharapkan mobilitas yang menyenangkan bersama laptop Anda. Dan tentunya kemampuan baterai akan menjadi pertimbangan ketika membeli laptop. Semakin banyak jumlah sel di dalam baterai Anda maka Anda akan mendapatkan waktu pemakaian laptop yang lebih lama. Baterai 6 sel bisa memberi Anda waktu selama 3-4 jam. Sedang baterai laptop yang terbaik saat ini bisa memberi Anda antara 8-10 jam pemakaian laptop, tentu jumlah sel di dalam baterainya lebih tinggi.

Nah,kalau Anda ingin memakai laptop Anda semaksimum mungkin tanpa perlu listrik PLN. Maka ada 2 cara yang bisa ditempuh. Cara pertama adalah Anda membeli jenis baterai yang menawarkan jumlah kapasitas daya yang besar (biasanya diidentikkan dengan jumlah dalam baterai namun tidak mesti juga, sebab beberapap produsen laptop menawarkan sama2 6 sel namun kapasitas daya berbeda-beda). Baterai 6 sel rata2 menawarkan kapasitas daya sebesar 40an watt-jam.Jadi kalo laptop Anda memakai daya 15 watt maka baterai akan habis dayanya setelah 40/15 jam, kira2 2,7 jam kemudian. Saya menemui bahwa laptop dengan kartu grafis AMD/ATI dan nVidia menggunakan daya minimal 16 watt, sedangkan laptop dengan kartu grafis intel hanya menggunakan daya sebesar 10 watt (gambar menyusul). Maka kalau Anda ingin laptop yang awet baterainya jangan membeli laptop2 yang didesain untuk gaming, hehe, cukup yang VGAnya intel saja.

Nah, kalau Anda punya uang banyak silakan Anda membeli baterai tambahan dengan jumlah sel lebih besar, namun kalau Anda tidak punya uang saya menyajikan alternatif yang jitu, tentu Anda harus menggunakan sistem operasi GNU/Linux, dalam hal ini saya menggunakan Ubuntu Lucid Lynx (Kata teman saya pemakai Windows 7, menyalakan power management harddisk menyebabkan HDD mati dalam beberapa detik).

Dalam sebuah laptop sumber pemakaian daya yang signifikan ada beberapa, antara lain:

1. Prosesor , ini adalah sumber pemakai daya terbesar, rata2 antara 20-30 watt maksimal.

2. RAM, chipset, dan komponen2 lain motherboard termasuk kipas pendingin dan layar LCD. Biasanya kira2 5-7 watt.

3. Prosesor Grafis. Prosesor grafis yang hemat daya adalah yang bermerk intel, s3 atau sis. Mungkin hanya 1-2 watt sedangkan yang bermerk ATI/AMD dan nVidia bisa memakai daya maksimal 15 watt rata2. Jika laptop Anda menggunakan APU AMD atau intel core i , semisal E-450 atau intel corei3 , maka prosesor dan prosesor grafis jadi satu, dan daya keduanya digabungkan. Sebagai contoh E-450 memakai daya maksimal 18 watt.

4. Harddisk. Sebagai media penyimpan data harddisk menjadi sumber panas yang lumayan, terlebih karena biasanya tidak ada fungsi pendinginan khusus bagi harddisk. Kipas laptop biasanya hanya mendinginkan prosesor dan prosesor grafis. Pemakaian daya harddisk berkisar antara 1-2 watt.

Nah kali ini kita akan menggunakan software terbuka bernama laptop_mode, dukungan terhadap laptop_mode ada sejak kernel versi 2.6, dan tentunya jika Anda menggunakan distro GNU/Linux terbaru kernel yang dipakai sudah memenuhi, misalnya Ubuntu Lucid Lynx yang dirilis April 2010 memakai kernel versi 2.6.32. (Jika Anda ingin memakai kernel realtime di Lucid Lynx Anda bisa membuka artikel berikut http://danangdk.blog.uns.ac.id/2011/10/25/keunggulan-kernel-realtime-untuk-multimedia/) .

Coba buka Software Centre atau Synaptic, dan search, pastikan Anda sudah memiliki paket laptop_mode  pada sistem operasi Anda.

Laptop Mode memiliki beberapa spesialisasi untuk menghemat daya. Yang menjadi perhatian utama adalah prosesor dan harddisk. Untuk tip dan trik menghemat daya yang lain silakan buka artikel tentang undervolting dan pengaturan frekuensi kartu grafis (khusus nVidia dan ATI/AMD; artikel menyusul).

Nah, jika laptop_mode telah terinstall maka secara otomatis akan dijalankan ketika booting, dan laptop mode secara default telah diset untuk beroperasi jika laptop anda menggunakan daya dari baterai dan jika Anda menggunakan charger maka otomatis akan didisable (jika anda mengginginkan supaya berlaku juga ketika menggunakan listrik PLN perlu untuk melakukan beberapa perubahan).

Pada Ubuntu pengaturan laptop mode terletak pada folder /etc/laptop-mode. Pada folder ini terdapat file bernama laptop-mode.conf yang berisi pengaturan umum dari laptop mode. Saya akan menjelaskan beberapa hal berkenaan dengan file ini.

1. Mode daya di mana Anda ingin memakai laptop mode

ada beberapa pilihan yang tersedia: pada pemakain baterai, pada pemakaian listrik AC dan jika Anda menutup Lid/layar LCD laptop. Ketiganya bisa diatur dengan memberi nilai 0 atau 1, 0 jika tidak dipakai dan 1 jika dipakai, oh ya, untuk membuka berkas ini, silakan ketikan $sudo gedit /etc/laptop-mode/laptop-mode.conf dan masukkan password Anda.

ENABLE_LAPTOP_MODE_ON_BATTERY=1

ENABLE_LAPTOP_MODE_ON_AC=1

ENABLE_LAPTOP_MODE_WHEN_LID_CLOSED=1

karena  saya menginginkan supaya laptop mode terus bekerja maka saya memberi nilai 1 untuk ketiganya.

2. Jika daya baterai dalam kondisi kritis.

MINIMUM_BATTERY_CHARGE_PERCENT=3 ; berapa persen level baterai kritis yang dikehendaki

DISABLE_LAPTOP_MODE_ON_CRITICAL_BATTERY_LEVEL=1; mendisable laptop mode jika baterai kritis dan biasanya segera standby. Fitur ini penting untuk memastikan tidak ada data yang hilang atau rusak, harap diperhatikan bahwa laptop mode hanya baik jika sistem komputer Anda menggunakan baterai/UPS sebab laptop mode mengurangi penulisan ke harddisk untuk menghemat daya (akan dijelaskan di bawah).

3. Penghematan daya harddisk, harddisk mana yang dikendalikan penggunaan dayanya.

HD=”/dev/[hs]d[abcdefgh]” ; semua harddisk yang ada di sistem komputer

PARTITIONS=”auto /dev/mapper/*”; semua penulisan dan pembacaan dari semua partisi akan diatur supaya hemat daya

ASSUME_SCSI_IS_SATA=1; harddisk yang dikendalikan diasumsikan harddisk ATA/SATA, hati2 memberi nilai 1 jika Anda pengguna server ataupun desktop yang menggunakan harddisk SCSI, karena mungkin fitur pengaturan dayanya berbeda (saya tidak punya harddisk SCSI untuk mencobanya, dulu lab multimedia (Studio 11) di Lab MIPA Pusat ada yang menggunakan harddisk ini. Jauh lebih cepat daripada harddisk ATA, mungkin karena protokol baca/tulisnya multithread dan juga rotasi platernya 10.000 rpm).

4. Perilaku pengaturan daya harddisk, power management untuk harddisk mungkin hanya cocok untuk harddisk laptop/SSD dan tidak cocok untuk harddisk desktop karena harddisk laptop didesain untuk tahan spin-up dan spin-down berulang kali, dan jangan lupa mengaktifkan power management harddisk sedikit akan mengurangi performa karena dari posisi mati diperlukan kira2 2 detik untuk bekerja penuh, namun selama ini saya tidak punya keluhan dalam hal performa.

LM_BATT_MAX_LOST_WORK_SECONDS=600; Jika laptop mode aktif saat memakai baterai berapa lama (detik) HDD akan mati jika tidak ada aktifitas dan jika ada aktifitas (baca/tulis) akan ditahan dibuffer sampai waktu  10 menit ,
LM_AC_MAX_LOST_WORK_SECONDS=600; Jika laptop mode aktif saat memakai baterai berapa lama (detik) HDD akan mati jika tidak ada aktifitas
CONTROL_READAHEAD=1; apakah laptop mode akan mengatur readahead, sebuah fitur pintar dari dimana akan menebak berkas2 apa saja yang akan Anda buka, sehingga sistem komputer akan terasa responsif
LM_READAHEAD=7072; jumlah kilobyte pembacaan pintar dilakukan, ini adalah besarnya buffer pembacaan, jadi kalau anda sering memutar file MP3, jumlah 7MB adalah nilai yang memadai, jadi untuk setiap lagu selama 5 menit hanya akan dilakukan pembacaan 1 file penuh selama satu kali saja, jangan terlalu besar supaya tidak terasa ngelag ketika ganti lagu.
NOLM_READAHEAD=128, buffer readahead jika LM (laptop mode) tidak aktif.
CONTROL_NOATIME=0, noatime adalah fitur filesystem yang menuliskan waktu Anda mengakses berkas, baca maupun tulis , kalao didisable (0) memang mengurangi penggunaan harddisk namun kalau informasi waktu penggunaan berkas adalah penting maka hal ini menimbulkan masalah, tentu Anda tidak ingin mendapat data yang sudah invalid bukan? terutama untuk2 berkas2 penting korporasi.
USE_RELATIME=1; alternatif dari noatime, very recommended
CONTROL_HD_IDLE_TIMEOUT=1; apakah idle timeout HDD diatur
LM_AC_HD_IDLE_TIMEOUT_SECONDS=20; berapa lama idle timeout yang dimaksud di atas, di sini apabila selama 20 detik tidak ada aktifitas, HDD akan diatur untuk menghemat daya (dimatikan, spin-down). Jika memakai listrik AC
LM_BATT_HD_IDLE_TIMEOUT_SECONDS=20; sama spt di atas jika memakai baterai
NOLM_HD_IDLE_TIMEOUT_SECONDS=7200; sama spt diatas jika LM tidak aktif, jadi baru setelah 2 jam idle HDD akan mati.
CONTROL_HD_POWERMGMT=1; apakah power management HDD diaktifkan, harus diisi 1
BATT_HD_POWERMGMT=1; untuk ketiga nilai di bwh saya kurang tahu maksudnya, mungkin berhubungan dengan state2 power dari HDD

(update: nilai 1 adalah manajemen daya yang sangat agresif, dan bisa mengurangi usia HDD, pakailah 254, atau jika anda mau menempuh resiko itu, pakailah 127, silakan lihat manual hdparm untuk lebih jelasnya)
LM_AC_HD_POWERMGMT=254
NOLM_AC_HD_POWERMGMT=254
CONTROL_HD_WRITECACHE=1
; apakah buffer penulisan HDD dikendalikan LM, aktifkan saja.
NOLM_AC_HD_WRITECACHE=1
NOLM_BATT_HD_WRITECACHE=0
LM_HD_WRITECACHE=1

Dibawahnya ada settingan2 yang sebaiknya tidak disentuh.

Nah , diatas adalah semua settingan pengaturan daya untuk harddisk dan LM. LM juga memiliki pengaturan khusus untuk menghemat daya prosesor Anda. Berkas konfigurasinya terletak di /etc/laptop-mode/conf.d/cpufreq.conf, untuk membukanya silakan ketikkan $sudo gedit /etc/laptop-mode/conf.d/cpufreq.conf dan masukkan password Anda.

Berkas konfigurasi ini mengatur frekuensi kerja prosesor sesuai beban kerja dan biasanya minimal prosesor laptop mendukung 3 tahap frekuensi kerja, tentu dengan 3 tahap tegangan yang berbeda. Sebagai contoh prosesor laptop Benq saya adalah T5555, Intel Core 2 Duo, dengan frekuensi kerja 1 GHz, 1,33 GHz dan 1,83 GHz dan tegangan yang bersesuaian 0,98 volt, 1,1 volt dan 1,250 volt. (Kalau Anda menggunakan windows Anda bisa memperoleh informasi ini dengan software CPUZ dan Rightmark CPU Clock, hehe,). Untuk lebih menghemat daya Anda bisa merubah settingan tegangan menjadi lebih kecil tanpa mengurangi performa, biasanya 0,2 volt lebih kecil. Akan dijelaskan lebih lengkap dalam artikel undervolting.

Penjelasan cpufreq.conf

1. Sebenarnya kernel GNU/Linux sudah otomatis mengatur frekuensi prosesor sesuai beban jika memang fitur itu didukung (intel speedstep atau AMD cool&quiet), namun jika Anda ingin mengatur banyak hal dari fitur tersebut, LM menyediakannya. Mula2 aktifkan LM untuk mengatur frekuensi CPU.

CONTROL_CPU_FREQUENCY=1

2. Pengaturan frekuensi CPU

BATT_CPU_MAXFREQ=medium; frekuensi CPU maksimal jika memakai baterai, medium membuat CPU saya maksimal berfrekuensi 1,33 GHz, kinerja cukup dan tidak boros baterai.
BATT_CPU_MINFREQ=slowest; frekuensi minimum jika pakai baterai, CPU saya 1GHz
BATT_CPU_GOVERNOR=ondemand; jenis respon pengaturan frekuensi, ondemand membuat CPU segera menaikkan frekuensi jika beban telah memenuhi, pengaturan batas beban disebut up_threshold, biasanya sekitar 90-95 persen.
BATT_CPU_IGNORE_NICE_LOAD=1; untuk menghemat daya, frekuensi CPU akan diturunkan/dinaikkan tidak peduli ada aplikasi dengan prioritas penting (misal realtime) sedang aktif.
LM_AC_CPU_MAXFREQ=maximum; frekuensi maksimal CPU jika LM namun sumber daya dari listrik AC. Punya saya 1,83 GHz.
LM_AC_CPU_MINFREQ=slowest; punya saya 1 GHz.
LM_AC_CPU_GOVERNOR=ondemand: mode responsif cpufreq
LM_AC_CPU_IGNORE_NICE_LOAD=1
NOLM_AC_CPU_MAXFREQ=maximum
NOLM_AC_CPU_MINFREQ=slowest
NOLM_AC_CPU_GOVERNOR=ondemand
NOLM_AC_CPU_IGNORE_NICE_LOAD=1

(yang  lain sudah jelas tanpa perlu dijelaskan lagi)

3. Pengaturan throttling, throttle adalah fitur untuk memaksa CPU dalam kondisi off, biasanya dipakai untuk mendinginkan CPU ketika overheat/terlalu panas dan mulai muncul sejak Pentium 4, dengan fitur ini berfungsi untuk menghindari kerusakan CPU. Anda ingin melihat video dari fungsi throttling, silakan lihat

Pada prosesor yang mendukung throttling pengaktifannya akan menurunkan suhu CPU. Saya mengamati penurunan suhu sebesar 3 derajat celcius namun penggunaan throttling nampaknya tidak mempengaruhi penghematan daya secara langsung, kecuali fakta demikian. Misal tanpa throttling CPU bekerja pada 50 derajat dan pada suhu ini kipas laptop mulai bekerja, nah jika throttling diaktifkan maka suhu CPU akan turun menjadi 47 derajat dan tentunya kipas belum ada pemicu untuk aktif, jadi paling tidak terdapat penghematan daya dalam hal kipas laptop yang mati, anda bisa menghemat 1,5 watt (dengan asumsi kipas 12 volt dan arus 1,4 ampere). Contoh CPU yang mendukung throttling adalah P4, Core2Duo sedangkan Pentium Dual Core tidak mendukung. AMD tidak memiliki fitur throttling namun jika overheat secara otomatis akan menuruntkan kecepatan frekuensinya (dan tentunya tegangannya; sudah teramati pada Athlon 64 2800+ socket 754 yang saya miliki, ketika suhu mencapai 70 derajat CPU yang berfrekuensi 1,8 GHz secara otomatis turun menjadi 1,6 atau 1,4 GHz dan suhu tidak akan melebihi 70 derajat.)

CONTROL_CPU_THROTTLING=1; throttling aktif

Throttling memiliki beberapa tahap, dan nilainya disimpan di /proc/acpi/processor/CPUx/throttling (x adalah jumlah CPU untuk CPU dual core nilainya adalah 0 dan 1. Isi tahapan throttling sebagai berikut, lakukan $cat /proc/acpi/processor/CPUx/throttling, Anda akan mendapatkan kira2 seperti ini:

danang@JoybookR56:~$ cat /proc/acpi/processor/CPU0/throttling
state count:             8
active state:            T0
state available: T0 to T7
states:
*T0:                  100%
T1:                  88%
T2:                  75%
T3:                  63%
T4:                  50%
T5:                  38%
T6:                  25%
T7:                  13%


BATT_CPU_THROTTLING=medium
LM_AC_CPU_THROTTLING=1
NOLM_AC_CPU_THROTTLING=minimum

Nilai throlling maksimum sama dengan 100% atau T0, pada konfigurasi ini Anda bisa menuliskan maximum atau 0, medium setara dengan separo frekuensi yang aktif digunakan untuk off, nilainya di sini adalah 4, dan minimum adalah 13 %. Akan terasa sangat lambat jika T7 aktif, sebab prosesor 1GHz akan sama kinerjanya dengan pentium II sebab hanya akan efektif sebesar 130 MHz. Di sini untuk mode LM saya memilih nilai 1 yaitu 88% lumayan dingin dan CPU tidak mudah naik frekuensinya.

Lalu apa dampak pemakaian laptop mode? Untuk pemakain daya saya akan susulkan gambarnya. sedangkan dari sisi suhu kerja laptop adalah sebagai berikut:

1. Prosesor, biasanya berkisar pada suhu 67-70 derajat , dengan aktifitas office dan internet. Sekarang 50-55 derajat (dengan tambahan trik undervolting, hehe, silakan tunggu artikelnya).

2. Harddisk, dalam beberapa menit biasanya akan mencapai 50 derajat dan jika tidak dikipas bisa sampai 55 derajat. Setelah pakai laptop mode suhu kerja antara 45-50 derajat dengan penggunaan ringan, jika HDD terus aktif, misal saat edit video, laptop mode tidak banyak berguna)

Bukti bahwa laptop_mode mematikan harddisk (di sini setelah 15 detik idle), perangkat lunak HDDTEMP akan membaca data suhu dari board harddisk, dan board harddisk tidak bisa memberi data dalam kondisi standby/sleep.

hddsleep

Oh, ya, kalau Anda ingin menghemat baterai Anda dan ingin laptop Anda suhunya dingin pakailah kipas (jangan kipas USB sebab menyedot daya baterai Anda), ikutilah saya di gambar di bawah dan memasang 3 kipas dengan daya dari chrarger baterai, trik ini tidak direkomendasikan untuk laptop yang bergaransi dan Anda punya rencana untuk menjual laptop Anda, hehe. Sebab akan terjadi…ya, lihat saja sendiri.

dsc00294a

Dijamin laptop Anda dingin, dengan uptime 24 jam, laptop saya melaporkan suhu berikut HDD 40, CPU 45, ACPI 55, nVidia 60, hehe

Uptime 1,5 hari

uptime_15-hari

18 jam OnLine

uptime-18

Itulah akhir artikel ini, semoga berguna. Tuhan memberkati

P.S. Penambahan Kipas dilakukan di Lab Instel, Jurusan Fisika, FMIPA, UNS

EXTRAS:


VGA nVidia sebelum ada trik2 untuk mendinginkan:
(Maen Warcraft III bisa tembus 100’C dan terjadi thrrottling, clock VGA turun ke level paling bawah untuk mencegah kenaikan suhu seterusnya)

gpu-hot

Setelah melakukan Undervolting ditest dengan game Balance Annihilation , Dual Thread, dengan karakter sejumlah 2.000, full load maximal tanpa kipas external 94’C

suhu-tanpa-kipas-ext

Jika keadaan idle kipas external dinyalakan , dalam ruangan AC, 18’C

nvidia-dingin

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2012 in GNU/Linux

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: