RSS

Flash Hardware Acceleration Linux

20 Agu

Dalam berbagai website sekarang ini media flash sangatlah sering dipakai untuk menyajikan berbagai hal, mulai dari video, iklan, ataupun animasi-animasi lain. Penyajian media flash memerlukan kemampuan komputasi yang lumayan tinggi. Prosesor dengan frekuensi 2GHz pun akan menunjukkan beban sampai 100% ketika harus memutar video. Bagi pengguna SO Windows sejak flash versi 9 dapat menggunakan perangkat keras grafis untuk membantu pemutaran video flash. Penggunaan kartu grafis akan menurunkan beban prosesor secara signifikan, paling hanya 20-30%. Bagi pengguna GNU/Linux dukungan flash terhadap perangkat keras sebenarnya sudah ada, namun Adobe secara sengaja menon-aktifkan fitur tersebut karena beberapa situs video flash mengalami kinerja buruk jika memakai pemercepat video kartu grafis. Nasib baik bagi pengguna GNU/Linux adalah bagi mereka yang menggunakan kartu grafis merk nVidia, sebab sejak flash versi 10.1 telah mendukung pemercepat video melalui kartu grafis ini. Fitur yang dipakai adalah vdpau dan Anda bisa memakainya asal Anda menggunakan driver proprietary dari nvidia dan juga menambahkan driver vdpau melalui PPA. Silakan buka https://launchpad.net/~nvidia-vdpau/+archive/ppa dan installah vdpau. Dengan mengetikkan vdpauinfo di terminal akan terlihat apakah vdpau sudah aktif atau belum, namun jika ada error maka vdpau tidak aktif.

display: :0.0   screen: 0
Error creating VDPAU device: 1

jika anda sudah menginstall driver vdpau dan masih error seperti di atas, masih ada satu solusi lagi supaya video flash Anda dipercepat oleh kartu grafis nvidia.

Silakan buka terminal, ketikkan:

$sudo gedit /etc/adobe/mms.cfg, berkas ini adalah settingan flash player . Pastikan isinya sama seperti ini:

OverrideGPUValidation = 1
EnableLinuxHWVideoDecode=1

lalu simpan dan tutup gedit. Cobalah membuka Youtube.com dan lihat di sistem monitor (top) berapa beban CPU Anda. Di laptop saya, Core2Duo 1,8GHz dan nVidia 8400M beban cpu dengan proses plugin container (milik firefox) mencapai 50 persen. Dalam terminologi Windows setara dengan beban sebesar 25% sebab Task Manager Windows beban maksimal adalah 100% sedang dalam GNU/Linux maksimal beban CPU sesuai dengan jumlah inti prosesor (thread) yang tersedia. Pada Core2Duo (2 inti) maka akan menghasilkan maksimal beban CPU sebesar 200%.

Saya juga penasaran apakah metode ini berlaku untuk kartu grafis Intel dan AMD. Bagi Anda pengguna kedua merk tersebut silakan coba dan kalo berkenan silakan berbagai di komen di bawah.

Awalnya saya hendak memakai Firefox melalui wine sebab video flash di wine mendukung pemercepat perangkat keras seperti yang saya perlihatkan pada artikel tentang peramban safari, http://danangdk.blog.uns.ac.id/2011/10/19/peramban-safari-di-ubuntu/, namun karena keanekan tampilan font seperti tampilan di bawah maka saya mencoba cara2 di atas. Jadi firefox versi ubuntu sekarang telah mendukung kartu grafis untuk pemutaran video flash. Bahkan video sekelas HD (High Definition) pun oke2 aja. Misal video dengan resolusi 1080p di http://www.youtube.com/embed/Ou6_MkIvKOo?wmode=direct&hd=1. Walau beban CPU hampir 100% namun video berjalan dengan mulus.

ff7he3

Semoga Bermanfaat. YBU all.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2012 in GNU/Linux

 

Tag: ,

One response to “Flash Hardware Acceleration Linux

  1. New Balance Vermelho

    Maret 28, 2014 at 1:28 am

    Hi there, just wanted to tell you, I loved this post.
    It was helpful. Keep on posting!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: